Showing posts with label Makalah Seni Budaya. Show all posts
Showing posts with label Makalah Seni Budaya. Show all posts

Kliping Seni Budaya - Pengertian Seni Rupa dan Jenis-Jenisnya

Kliping Zafran | Kumpulan Kliping Seni Budaya Tentang Seni Rupa - Hai Sobat Pena apa kabar semuanya, yang pastinya Kak Fran harap kamu semua baik-baik saja. Seperti biasa Kak Fran akan berbagi info pengetahuan yang berhubungan dengan Tugas-tugas Sekolah. Yang Meliputi tentang makalah, Kliping, Cerpen, atau Laporan Prakerin. Sebelumnya Kak Fran sudah bagikan tentang Manfaat Prakerin beserta contoh-contoh laporan prakerin semua jurusan. Kali ini Kak Fran akan berbagi Kliping Mengenai Seni Rupa.

Kliping Seni Budaya - Pengertian Seni Rupa dan Jenis-Jenisnya
Seni Rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur dan pencahayaan.

Bentuk Karya Seni Rupa Terapan Nusantara
Jika dilihat dari segi bentuknya maka senirupa terapan yang ada di nusantara secara garis besar terbagi empat, yaitu sebagai berikut :

Rumah adat
Rumah adat di Indonesia mempunyai bentuk yang sangat beragam. Jika melihat bangunan rumah adat di Indonesia secara keseluruhan maka kita akan dapat membedakan bangunan rumah adat tersebut berdasarkan atapnya, ragam hiasnya, bentuk, dan bahan bakunya. Misalnya, rumah Gadang di Padang bentuknya memanjang ke samping dan rumah adat Minahasa bentuknya memanjang ke belakang. Rumah beratap joglo di Jawa, rumah beratap bubungan tinggi di Jambi, rumah beratap gonjong di Minangkabau, dan rumah beratap limas terpenggal di Papua. Bentuk rumah dengan tiang yang berkolong, atau yang biasa disebut rumah panggung terdapat di Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi.
Rumah Adat Palembang - Limas


Senjata tradisional
Berbeda dengan masa lalu, beragam senjata tradisional saat ini lebih sering digunakan sebagai peralatan untuk bekerja. Selain itu juga digunakan sebagai perlengkapan acara ritual, perlengkapan pakaian adat, pertunjukkan seni tradisional, dan sebagai benda hias.

Senjata Rencong Aceh


Transportasi Tradisional
Alat transportasi yang masih mempertahankan bentuk dan ciri khas tradisionalnya masih dapat dijumpai di wilayah Nusantara. Misalnya, perahu, kereta kuda, pedati, dan becak.

Transportasi Tradisional Di Indonesia


Seni kriya
Bentuk karya seni kriya Nusantara amat beragam. Beragam pula bahan alam yang digunakan. Dari sejumlah seni kriya Nusantara, ada yang tetap mempertahankan ragam hias tradisional dan ada pula yang telah dikembangkan sesuai dengan tuntutan pasar. Seni kriya dapat dikelompokkan menjadi seni kriya pahat, seni kriya tekstil, seni kriya anyaman, dan seni kriya keramik.

Sebagai catatan bahwa terkadang ada yang mempersamakan antara Seni Kriya dengan Senirupa Terapan padahal Seni Kriya adalah bagian dari Karya Seni Rupa Terapan.


Kerajinan batik
Sejarah batik di Nusantara berkaitan dengan perkembangan Kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. Kain batik dibuat dengan cara melukis dengan menggunakan canting dan kuas di atas kain dengan bahan lilin yang dipanaskan. Hasil proses membatik tersebut dinamakan batik tulis.

Seni Batik dari Solo


Kerajinan Ukir
Kerajinan ukir di Nusantara, antara lain berupa seni ukir kayu dan seni ukir logam. Daerah-daerah penghasil kerajinan ukir kayu di Nusantara, di antaranya adalah Jepara, Cirebon, Bali, Kalimantan, Papua, Madura, dan Sumatra. Kerajinan ukir logam terbuat dari perak, tembaga, emas, dan kuningan. Proses pembuatan kerajinan logam banyak menggunakan teknik cetak atau cor, tempa, toreh, dan penyepuhan. Daerah penghasil kerajinan logam di Nusantara, antara lain Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Seni Ukir Jepara


Kerajinan Anyaman
Anyaman banyak kita jumpai, baik berupa benda pakai maupun benda hias. Anyaman dibuat dari bahan alami dan bahan sintetis. Bahan-bahan alami yang digunakan, antara lain bambu, rotan, daun mendong, dan janur. Bahan-bahan sintetis yang digunakan, antara lain plastik, pita, dan kertas. Daerah penghasil kerajinan anyaman, antara lain Bali, Kudus, Kedu, Tasikmalaya, dan Tangerang

Seni Anyaman dari Tasikmalaya


Kerajinan Topeng
Topeng merupakan hasil karya seni kerajinan yang bisa digunakan untuk keperluan perlengkapan tari dan hiasan. Kerajinan topeng umumnya dibuat dari bahan kayu. Daerah penghasil kerajinan topeng di Nusantara, antara lain Yogyakarta, Cirebon, Bali, Surakarta, dan Bandung. Setiap daerah memiliki ciri khas topeng yang berbeda.

Seni Topeng Dari Cirebon


Kerajinan Tenun
Tenun merupakan hasil kerajinan tradisional yang dibuat dengan teknik dan alat khusus. Kerajinan tenun banyak terdapat di Kalimantan, Minangkabau, Sumatra Utara, NTT, NTB, Lampung, Flores, Sulawesi, dan Palembang. Motif yang dibuat pun berlainan di setiap daerah. Berbagai motif tenun dari Palembang, antara lain mawar Jepang, cantik manis, bintang berantai, nago besaung, dan bunga cino. Ada dua jenis tenun, yaitu tenun ikat dan tenun songket. Keduanya berbeda dalam teknik dan bahan yang digunakan. Berbeda dengan tenun ikat, pada songket mendapat tambahan benang emas yang diletakkan dengan teknik tusuk dan cukit.

Kerajinan Wayang
Wayang merupakan budaya asli Nusantara, yang ceritanya berasal dari budaya Hindu India. Wayang dibuat untuk seni pertunjukan sekaligus sebagai hiasan. Jenis wayang terdiri atas wayang kulit yang terbuat dari kulit kerbau dan wayang golek yang terbuat dari kayu. Daerah penghasil kerajinan wayang, di antaranya Bali, Yogyakarta, dan Surakarta.

Kerajinan Keramik
Keramik merupakan hasil karya seni kerajinan yang berbahan dasar dari tanah. Hasil kerajinan keramik sangat beragam, seperti vas bunga, guci, mangkuk, cangkir, dan lain-lain. Daerah penghasil kerajinan keramik yang terkenal di Nusantara, di antaranya Kasongan (Yogyakarta), Sompok, dan Mayong (Jepara).

Jenis Ragam Hias Nusantara dan Pengertiannya

Kliping Zafran | Jenis Ragam Hias Nusantara dan Pengertiannya - Hai Sobat Pena apa kabar semuanya, kami harap kamu semua dalam keadaan baik-baik saja. Seperti biasa Kak Fran akan berbagi wawasan nusantara melaui kumpulan tugas sekolah yang Kak Fran bagikan lewat blog ini. Disini Kak Fran berbagi bermacam jenis Tugas sekolah seperti Makalah, Kliping, Cerpen atau Laporan Prakerin. Yang semua itu bertujuan untuk berbagi ilmu pengetahuan dan wawasan semata. Untuk Kali ini Kak Fran akan mengulas tentang Kliping Ragam Hias Nusantara yang kami harap dapat membantu Sobat Pena semua.

Kliping Seni Budaya - Pengertian Ragam Hias Nusantara

Ragam Hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya menjadi pola atau dasar yang diulang beberapa kali dalam pembuatan suatu karya kerajinan tangan dan seni.

Ragam Hias adalah pola utama atau dasar yang mejadi patokan dalam pembuatan karya seni yang dilakukan beberapa kali hingga menghasilkan karya seni yang indah.

Ragam Hias adalah pola dasar yang diulangan-ulang menjadi sebuat karya seni indah dengan tujuan menciptakan karya atau kerajinan tangan yang diinginkan.

Jenis Variasi Ragam Hias Nusantara
Ragam hias terdapat pada bermacam-macam karya seni kerajinan tangan seperti : Batik Tenun, Songket, Seni Ukir, Seni Pahat dan sebagainya. Dan setiap daerah memiliki ragam hias tersendiri hal inilah yang menjadikan ragam hias menjadi unik dan menarik.Semakin majunya budaya dan zaman akan menimbulkan jenis-jenis ragam hias baru dan modern.

Kliping Seni Budaya - Jenis - Jenis Ragam Hias Nusantara

Di Indonesia banyak sekali jenis ragam hias yang dapat kita temukan. Mulai dari Kain Batik, Kain Tenua, Anyaman, Tembikar dan Seni Ukir kayu yang sangat indah dan menarik. Dan bahkan disetiap daerah ragam hias yang mereka tuangkan kedalam karya seni tersebut memiliki makna dan arti tersendiri.

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora, fauna, figuratif, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

1. Ragam Hias Flora
Flora sebagai sumber objek motif ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia. Ragam hias dengan motif flora mudah dijumpai pada barang-barang seni seperti batik, ukiran, dan tenunan.




2. Ragam Hias Fauna
Ragam hias fauna merupakan bentuk gambar motif yang diambil dari hewan tertentu. Hewan pada umumnya telah mengalami perubahan bentuk atau gaya. Beberapa hewan yang biasa dipakai sebagai objek ragam hias adalah kupu-kupu, burung, kadal, gajah, dan ikan.

Ragam Hias Fauna


Ragam Hias Fauna

Ragam hias motif fauna telah mengalami deformasi namun tidak meninggalkan bentuk aslinya. Ragam hias fauna dapat dikombinasikan dengan motif flora dengan bentuk yang digayakan.

Motif ragam hias daerah di Indonesia banyak menggunakan hewan sebagai objek ragam hias. Daerah-daerah tersebut seperti Yogyakarta, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Motif ragam hias tersebut dapat dijumpai pada hasil karya batik, ukiran, anyaman, dan tenun.

3. Ragam Hias Geometris
Ragam hias geometris merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya. Gaya ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.




Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk-bentuk geometris ke dalam satu motif ragam hias.

4. Ragam Hias Figuratif
Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar. Ragam hias figuratif banyak dijumpai di daerah timur seperti papua.



Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Ragam hias ini dapat berbentuk pola simetris dan asimetris. 

Pola simetris yaitu apabila pola ragam hias memiliki bentuk motif yang sama dan diletakkan seimbang antara sisi kiri dan kanannya. 

Kain Songket Palembang - Merupakan Pola Ragam Hias Simetris


Sedangkan pada pola asimetris motif ragam hias tidak diletakkan di tengah atau motif tidak diletakkan sama antara sebelah kanan dan kiri tetapi masih memiliki keindahan pada komposisinya. 

Seni Ukir Jepara yang memiliki pola ragam hias asimetris


Pola ragam hias geometris dapat dilihat pada bentuknya seperti segitiga, segiempat, garis silang, lingkaran dan zigzag.

Pola ragam hias adalah hasil susunan dari suatu aturan tertentu dalam bentuk dan komposisi tertentu. Penempatan pola ragam hias tergantung dari tujuan. Beberapa bentuk pola ragam hias tersebut dapat berupa pola ragam hias tepi, memojok, memusat, bidang beraturan, komposisi, dan pengulangan.

Makalah Seni Budaya (Makalah Tentang Menggambar Alam Benda)

Makalah Zafran - Makalah Seni Budaya (Makalah Tentang Menggambar Alam Benda) - Halo Sobat Pena apa kabranya hari ini yang pasti Kak Fran harap baik-baik aja yach. Seperti biasa Kak Fran akan berbagi info pendidikan buat kamu semua yang berhubungan dengan Tugas - Tugas Sekolah. Seperti Makalah, Kliping, Cerpen ataupun Laporan Prakerin. Untuk kali ini Kak Fran akan berbagi info pengetahuan yang merupakan pelajaran tentang Seni Budaya yang menyangkut tema Menggambar Model Alam Benda. Nach seperti tema yang akan kami bagikan kali ini kami akan membagikan info Makalah Seni Budaya yang berhubungan dengan Makalah Tentang Teknik Menggambar Alam Benda.

Kumpulan Makalah Seni Budaya - Teknik Menggambar Alam Benda

Makalah Seni Budaya (Makalah Tentang Menggambar Alam Benda)
Makalah Tentang Menggambar Alam Benda

Nach Sobat Pena untuk menggambar alam benda yang harus diperhatikan adalah teknik-tekninya, agar hasil dari gambar yang kita buat dapat terlihat bagus dan baik. Tapi sebelumnya kami akan menjelaskan sedikti tentang pengertian dan penjelasan tentang Menggambar Model Alam Benda.

1. Pengertian Menggambar Model Alam Benda
Menggambar model merupakan salah satu teknik yang sering dilakukan oleh seorang perupa. Saat menggambar model diperlukan ketekunan dan ke- teliti an agar hasil yang dicapai sesuai dengan objek yang digambar. Semua objek baik benda mati maupun benda hidup dapat dijadikan sebagai model.

Jenis-Jenis Gambar Alam Benda dan Teknik Menggambar Alam Benda

Nach Untuk refrensi buat kamu tentang makalah ini berikut kami postingkan sekilas isi dari makalah Seni Budaya Menggambar Alam Benda yang akan kami bagikan. Setelah kamu memperhatikan sekilas isi makalah kamu bisa mendownload File Makalah Menggambar Alam Benda ini dengan cara mengklik link Downloadnya yang sudah kami siapkan dibawah ini.

Berikut Sekilas Isi Makalah Seni Budaya Tentang Menggambar Alam Benda

Menggambar model merupakan salah satu teknik yang sering dilakukan oleh seorang perupa. Saat menggambar model diperlukan ketekunan dan ke- teliti an agar hasil yang dicapai sesuai dengan objek yang digambar. Semua objek baik benda mati maupun benda hidup dapat dijadikan sebagai model. Amatilah beberapa gambar di bawah ini!

Makalah Seni Budaya


A. Konsep dan Prosedur Menggambar Model    
Menggambar model merupakan kegiatan yang diawali dengan menentukan objek model yang akan digambar. Objek gam bar model dapat berupa hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, dan kumpulan benda-benda yang disusun sesuai de ngan komposisi, proporsi, keseimbangan, dan irama yang baik sehingga gambar memiliki satu kesatuan yang utuh. Kita akan mempelajari gam bar model dengan objek alam benda yang biasa disebut dengan gambar bentuk. Gambar model dengan objek alam benda di lakukan dengan cara mengamati lang sung objek gambar sehingga dapat diketahui struktur bentuk dan bidang gambar nya.   Objek gambar alam benda memiliki struktur bentuk dan bidang dasar yang berbeda-beda. Bentuk-bentuk objek gambar alam benda antara lain seperti bola, kubus, bujur sang kar, kerucut, dan tabung. Struktur bidang gambar model (alam benda) dapat berupa bidang datar, melingkar, maupun mengerucut. Struktur bentuk dan bidang ter sebut me miliki kesan yang tidak sama apabila terkena sinar. Model alam benda yang terkena sinar akan menghasilkan bayangan dengan in tensitas cahaya yang berbeda-beda. Efek bayangan yang ditimbul kan dari pencahayaan memberikan kesan ruang pada model se hingga gambar tampak seperti gambar tiga dimensi. 

Makalah Seni Budaya


Menggambar model (alam  benda) menuntut ke tepatan bentuk dan karakter objek yang akan digambar. Model gambar sebaiknya diletakkan sesuai dengan jarak pengamatan mata kita. Model diletakkan tidak terlalu jauh dari pandangan agar kita bisa mengamati detail dari setiap objek yang digambar. Dalam menggambar, dapat menggunakan bidang gambar berupa kertas atau kanvas. Alat dan bahan yang digunakan adalah pensil, charcoal (arang), pensil warna, krayon, cat air, cat akrilik, dan cat minyak.

1. Prinsip-Prinsip Menggambar Model   
Proses menggambar model memerlukan pengamatan objek yang digambar secara baik. Pengamatan ini sangat penting supaya gambar dapat terlihat baik, menarik, dan memiliki keindahan. Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menggambar model adalah komposisi, proporsi, keseimbangan, dan kesatuan. Berikut penjelasan tentang prinsip menggambar.

 a. Komposisi
Komposisi merupakan cara menyusun dan mengatur objek yang digunakan sebagai model gambar sehingga hasilnya tampak menarik dan indah. Komposisi dapat dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan latar belakang gambar.

1) Komposisi Simetris
Benda atau model yang menjadi objek gambar diletak kan pada posisi seimbang antara  sebelah kiri dan sebelah kanan . Komposisi simetris memiliki keseimbangan benda yang sama dalam bentuk dan ukurannya.

2) Komposisi Asimetris  
Pada posisi asimetris, benda diletakkan dalam posisi tidak sama baik dalam posisi maupun ukurannya. Namun demikian, dalam komposisi asimetris masih tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, dan kesatuan antar benda atau objek gambar.

3) Komposisi Sentral    
Pusat perhatian benda atau objek model gambar terletak ditengah-tengah bidang gambar. Penempatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang. Selain itu, penempatan benda me miliki kesatuan antarbenda.


Nach kalo untuk selengkapnya kamu bisa download Softcopy atau Makalah Seni Budaya Menggambar Alam Benda ini dengan format Microsoft Word 2007 yang sudah kami siapkan link downloadnya dibawah ini :





Nach Sobat Pena itulah Makalah Seni Budaya yang dapat Kak Fran bagikan kali ini semoga dapat membantu kamu semua dalam menyelesaikan Tugas Sekolah kalian. Nach Untuk selanjutnya Terus Kunjungi Kami di Makalah Zafran untuk mengetahui Tugas Sekolah berikutnya yang meliputi Makalah, Kliping, Cerpen, atau Laporan Prakerin. Semoga apa yang sudah kami bagikan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Nach Sobat Pena Buat Kamu yang suka atau hobby dengan musik atau lagu-lagu terbaru dan terpopuler kamu bisa berkunjung di website kami Musik Zafran atau Mantablagu.com. Website yang membagikan info lagu mp3 terbaru dan terpopuler serta lirik dan biodata artinya penyanyinya.